Selasa, 22 Maret 2016

Romantisme Kahlil Gibran

Biografi Kahlil Gibran


Kahlil Gibran adalah seorang sastrawan yang beraliran romantik. Ia merupakan penyair terkenal dengan karya-karyanya yang mencerminkan perpaduan antara budaya timur dan barat, penuh dengan analogi. Tidak hanya itu karya-karyanya populer diberbagai belahan dunia. Karyanya yang terkenal adalah The Prophet.



Kahlil Gibran lahir di Basyari, Lebanon, 6 Januari 1883 dari keluarga Katolik Maronit. Ayahnya bernama Khalil bin Gibran, seorang gembala yang memiliki kebiasaan memainkan Taoula, merokok pipa air (narjille) dan ibunya bernama Kamila, adalah anak dari seorang pendeta Maronit, Estephanos Rahmi, yang berstatus janda sebelum menikah dengan Khalil.
Kahlil Gibran tinggal di Bsharri, sebuah daerah yang kerap tertimpa musibah bencana alam; badai, gempa, dan petir. Bencana alam tersebut telah menginspirasinya dalam membuat karya-karyanya mengenai alam.

Pada saat berusia 10 tahun, Kahlil Gibran bersama dengan ibunya beserta dua saudaranya pindah ke Boston, Massachusetts, Amerika Serikat karena kesulitan ekonomi di Lebanon. Di Amerika ia mulai belajar seni dan memulai karier sastra. Ia bersekolah umum di Boston. Dua tahun bersekolah di sana bakat kesastraan dan melukisnya mulai menonjol sejak bersekolah di sekolah umum di Boston pada tahun 1895-1897.

Setelah menyelesaikan pendidikan dasarnya di Amerika, Kahlil Gibran kembali ke Lebanon untuk mendalami bahasa Arab dan mengenal banyak karya sastrawan Arab terdahulu. Setelah keinginannya dikabulkan oleh ibunya, dalam rentang waktu antara tahun 1896-1901, ia menempuh pendidikan di sebuah sekolah terkemuka, Madrasah Al-Hikmah, yang terletak di Beirut.


Di Madrasah Al-Hikmah, Kahlil Gibran belajar Hukum Internasional, Ketabiban, Musik, dan Sejarah Agama. Pada tahun 1898 ia menjadi penyunting pada majalah sastra dan filsafat.
Selama itu pula ada sebuah kenangan indah yang mempengaruhi jiwanya, yaitu kisah cinta pertamanya dengan Hala Daher, seorang putri dari sebuah keluarga aistokrat di Lebanon. Olehnya kisah tersebut diabadikan dalam novelnya, The Broken Wings (1912). Namun ketidaksetaran status sosial yang membatasi cinta antara keduanya.

Saat berusia 19 tahun setelah menyelesaikan sekolahnya di Madrasah Al-Hikmah, Kahlil Gibran meninggalkan Lebanon untuk memperluas ilmu dan mendalami seni lukis, akhirnya ia memutuskan untuk pergi di Paris. Namun ingatannya tidak pernah bisa lepas dari Lebanon. Lebanon sudah menjadi inspirasinya.
Kahlil Gibran tinggal selama dua tahun di Paris. Di kota inilah ia menulis drama pertamanya dari tahun 1901 hingga 1902. Saat berusia 20 tahun, ia membuat karya pertamanya, Spirits Rebellious ditulis di Boston dan diterbitkan di New York City, buku yang berisi empat cerita kontemporer sebagai sindirian terhadap sosial, pejabat tinggi, pengurus keagamaan, dan cintanya yang kandas akibat perbedaan status sosial


Saat di Paris Kahlil Gibran menerima kabar dari Konsulat Jendral Turki, bahwa sebuah tragedi telah menghancurkan keluarganya. Adik perempuannya yang paling muda berumur 15 tahun, Sultana, meninggal karena penyakit TBC (Tuber Celulosa). Ia segera kembali ke Boston. Kakaknya, Peter, seorang pelayan toko yang menjadi tumpuan hidup saudara-saudara dan ibunya juga meninggal karena TBC. Hanya adiknya, Marianna, yang masih tersisa, dan ia dihantui trauma penyakit dan kemiskinan keluarganya.


Pada tahun 1908 Kahlil Gibran singgah di Paris lagi. Di sini dia hidup senang karena secara rutin menerima cukup uang dari Mary Haskell, seorang wanita kepala sekolah yang berusia 10 tahun lebih tua, namun dikenal memiliki hubungan khusus dengannya sejak masih tinggal di Boston.


Pada tahun 1911 Kahlil Gibran pindah ke kota New York. Di New York ia bekerja di apartemen studionya di 51 West Tenth Street, sebuah bangunan yang sengaja didirikan untuk tempat ia melukis dan menulis.

Karya Kahlil Gibran
Pada tahun 1912 Broken Wings telah diterbitkan dalam Bahasa Arab. Buku ini bercerita tentang cinta Selma Karami kepada seorang muridnya. Namun, Selma terpaksa menjadi tunangan kemenakannya sendiri sebelum akhirnya menikah dengan suami yang merupakan seorang uskup yang oportunis. Pada tahun 1918, Kahlil Gibran meluncurkan karya pertamanya dalam bahasa Inggris, The Madman, His Parables and Poems. Persahabatan yang erat antara Mary tergambar dalam The Madman. Bukunya yang berbahasa Inggris adalah Twenty Drawing, tahun 1919, The Forerunne, tahun 1920, dan Sang Nabi pada tahun 1923, ditulis dalam bahasa Arab, namun tidak dipublikasikan dan kemudian dikembangkan lagi untuk ditulis ulang dalam bahasa Inggris pada tahun 1918-1922.

Pada tahun 1926 Kahlil Gibran menyelesaikan Sand and Foam, dan Jesus the Son of Man pada tahun 1928. Ia juga membacakan naskah drama tulisannya, Lazarus pada tanggal 6 Januari 1929. Setelah itu Gibran menyelesaikan The Earth Gods pada tahun 1931.

Akhir Hayat Kahlil Gibran
Kahlil Gibran meninggal dunia di Boston Amerika Serikat 10 April 1931. Tubuhnya memang telah lama digerogoti sirosis hati dan tuberkulosis, tapi selama ini ia menolak untuk dirawat di rumah sakit. Jenazah Gibran kemudian dimakamkan pada tanggal 21 Agustus di Mar Sarkis (sekarang Gibran Museum).

Referensi : 

http://www.biografipedia.com/2015/08/biografi-kahlil-gibran-seorang-sastrawan.html?m=1

Rabu, 13 Januari 2016

Masyarakat Desa, Masyarakat Kota, Urbanisasi

Masyarakat Desa
Ciri-ciri karakteristik masyarakat desa, yang terkait dengan etika dan budaya mereka yang bersifat umum.
  1. Sederhana
  2. Mudah curiga
  3. Menjunjung tinggi norma-norma yang berlaku didaerahnya
  4. Mempunyai sifat kekeluargaan
  5. Lugas atau berbicara apa adanya
  6. Tertutup dalam hal keuangan mereka
  7. Perasaan tidak ada percaya diri terhadap masyarakat kota
  8. Menghargai orang lain
  9. Demokratis dan religius
  10. Jika berjanji, akan selalu diingat
  11. Menjunjung tinggi sikap kekeluargaan dan gotong royong antara sesama, serta yang paling menarik adalah sikap sopan santun yang kerap digunakan masyarakat pedesaan.
Masyarakat Kota
Berbeda dengan karakteristik masyarakat perkotaan, masyarakat pedesaan lebih mengutamakan kenyamanan bersama dibanding kenyamanan pribadi atau individu. Masyarakat perkotaan sering disebut sebagai urban community.

Ada beberapa ciri yang menonjol pada masyarakat kota yaitu:
  1. Kehidupan keagamaan berkurang bila dibandingkan dengan kehidupan keagamaan di desa. Masyarakat kota hanya melakukan kegiatan keagamaan hanya bertempat di rumah peribadatan seperti di masjid, gereja, dan lainnya.
  2. Orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa bergantung pada orang lain
  3. Di kota-kota kehidupan keluarga sering sukar untuk disatukan, karena perbedaan politik dan agama dan sebagainya.
  4. Jalan pikiran rasional yang dianut oleh masyarkat perkotaan.

PEMECAHAN MASALAH URBANISASI
Masalah urbanisasi ini dapat ditangani dengan memperlambat laju pertumbuhan populasi kota yaitu diantaranya dengan membangun desa, adapun program-program yang dikembangkan diantaranya:
  1. Intensifikasi pertanian.
  2. Mengurangi/ membatasi tingkat pertambahan penduduk lewat pembatasan kelahiran, yaitu program keluarga berencana.
  3. Memperluas dan mengembangkan lapangan kerja dan tingkat pendapatan di pedesaan.
  4. Program pelaksanaan transmigrasi.
  5. Memperluas dan mengembangkan lapangan pekerjaan di kota.
  6. Penyebaran pembangunan fungsional di seluruh wilayah.
  7. Pengembangan teknologi menengah bagi masyarakat desa.
  8. Perlu dukungan politik dari pemerintah, diantaranya adanya kebijakan seperti reformasi tanah. Berdasarkan kebijakan tersebut, maka yang yang berperan adalah pemerintah setempat dalam penerapannya. Pemerintah daerah perlu berbenah diri dan perlu mengoptimalkan seluruh potensi ekonomi yang ada di daerah, sehingga terjadi kegiatan ekonomi dan bisnis yang benar benar berorientasi pada kepentingan warganya.

Selasa, 12 Januari 2016

Agama dan Masyarakat

Definisi agama 
Adalah sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya.



Pengertian masyarakat 
Yaitu sekumpulan orang yang, terdiri dari berbagai kalangan, baik golongan mampu ataupun golongan tak mampu,  yang tinggal di dalam satu wilayah dan telah memiliki hukum adat, norma-norma serta berbagai peraturan yang siap untuk ditaati.

Pandangan saya terhadap kerukunan antar umat beragama di indonesia. 
Agar terciptanya suatu kerukunan antar umat beragama di masyarakat maka setiap individu harus memperhatikan dan melakukan hal-hal berikut : 
  • Sikap saling menahan diri terhadap keyakinan, ajaran dan kebiasaan-kebiasaan golongan agama lain yang berbeda atau mungkin berlawanan dengan keyakinan, ajaran dan kebiasaan agamanya sendiri.
  • Sikap saling menghormati hak orang lain untuk menganut keyakinan agamanya.
  • Sikap saling mempercayai i’tikad baik golongan agama lain.
  • Usaha saling membantu dalam kegiatan-kegiatan sosial untuk mengatasi keterbelakangan bersama.
  • Usaha untuk saling belajar dari keunggulan dan kelebihan pihak lain sehingga terjadi saling tukar pengalaman untuk mencapai kemajuan bersama.

Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Kemiskinan

Ilmu Pengetahuan 
Adalah usaha atau proses untuk melakukan sebuah pembelajaran atau penelitian dengan mencari sebuah informasi. Serta meningkatkan pemahaman terhadap sesuatubyang dipelajari.

Teknologi
Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia.

Kemiskinan
Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan.

Dampak positif dari perkembangan teknologi dilihat dari berbagai bidang.

Adapun pengaruh teknologi informasi dalam kehidupan sehari-hari, di antaranya:

Dalam bidang pendidikan
  • Dapat mencari informasi-informasi pendidikan melalui internet.
  • Sebagai sarana untuk berkomunikasi dengan guru dan teman-teman.
  • Munculnya media elektronik sebagai penunjang pembelajaran.Menjadikan metode-metode baru dalam kegiatan pembelajaran,sehingga tidak merasa jenuh.

Dalam bidang informasi dan komunikasi
  • Dapat berkomunikasi dengan orang-orang yang sangat jauh dari kita melalui telpon/handphone.
  • Mendapatkan informasi lengkap mengenai keadaan seisi bumi melaui internet.
  • Memudahkan dalam pelayanan perbankan.

Dalam bidang ekonomi
  • Peningkatan industrialisasi.
  • Pertumbuhan ekonomi.
  • Adanya persaingan antar perusahaan sehingga menjadikan pekerja harus menambah skill.

Dalam bidang sosial
  • Kompetisi yang tajam sehingga mendorong generasi muda yang berwawasan luas. 
  • Menumbuhkan rasa percaya diri.

Cara Menyikapi : 
Sebagai seorang mahasiswa gunakan teknologi sesuai dengan kebutuhan dan tidak menyalahgunakannya. 

Efek negatif teknologi di kehidupan sehari hari 
  • Mengendorkan keinginan belajar anak. 
  • Dengan adanya game online, fb, twitter dll.
  • Disalahgunakan pemakaiannya untuk melihat situs-situs yang ditujukan untuk orang dewasa.
  • Kemerosotan mental remaja.

Senin, 11 Januari 2016

Prasangka , Diskriminasi dan Etnosentrisme

1. Prasangka
Prasangka adalah sebuah perasaan negatif atau tidak suka bahkan kadangkala cenderung benci. Kecenderungan tindakan yang menyertai prasangka biasanya keinginan untuk melakukan diskriminasi, melakukan pelecehan verbal seperti menggunjing, dan berbagai tindakan negatif lainnya. Prasangka negatif dapat menyebabkan timbulnya sifat saling iri dan dengki. Sehingga akan merusak hubungan baik terhadap satu sama lain.

Contoh prasangka 
Terjadinya persaingan dalam lingkungan pekerjaan atau suatu kelompok.

2. Diskriminasi
Diskriminasi adalah pelecehan atau pengucilan yang langsung ataupun tak langsung didasarkan pada perbedaan manusia atas dasar agama, suku, ras, etnik, kelompok, golongan, status sosial, status ekonomi, dan sebagainya yang menyangkut dengan perbedaan pemahaman dan kebiasaan sehari hari.

Contoh diskriminasi :
Senior membully junior disebabkan oleh iri atau rasa tidak suka terhadap orang lain sehingga terjadinya penindasan yang merugikan orang lain. Dan membuat efek depresi bagi orang yang di bully.


3. Etnosentrisme
Adalah sikap merasa pandangan atau budaya sendiri lebih baik dibandingkan budaya lain. Sehingga cenderung memandang rendah budaya lain

Contoh Etnosentrisme 
Di Desa Trunyan, bali. Jenazah tidak dikubur atau dikremasi seperti yang umumnya terjadi di wilayah lainnya, masyarakat Desa Trunyan menyimpan jenazah kerabatnya yang telah meninggal di atas tanah, dengan ditutupi kain dan bambu yang disusun membentuk prisma. Masyarakat desa Trunyan menamakan upacara pemakamannya dengan istilah Mepasah
Jenazah tersebut diletakan di antara pohon Taru Menyan, taru berarti pohon dan menyan berarti harum. Kiranya, aroma yang keluar dari pohon taru menyan inilah yang dapat menetralisir udara di sekitarnya. Pohon yang mengeluarkan aroma khas yang kuat tersebut hanya dapat tumbuh di daerah ini, meskipun telah dicoba ditanam di daerah lain. Keunikan pohon ini agaknya telah menjadi cikal bakal nama desa Trunyan.

Cara menyikapi :
Sebagai mahasiswa kita harus lebih memahami bahwa kita sebagai makhluk sosial harus saling bersosialisasi satu sama lain dan juga lingkungan sekitar. 

Adapun beberapa hal yang dapat dilakukan :

  • Hindari membuat assumsi. Dilakukan dengan cara tidak berasumsi bahwa orang lain akan bertindak sesuai pola fikir pribadi.
  • Hindari menghakimi. Dilakukan dengan cara tidak menghakimi perbuatan orang lain yang dilakukan dengan cara berbeda dengan perbuatannya dan mengaggap perbuatan orang lain tersebut adalah sesuatu yang salah.
  • Akui adanya perbedaan. Jangan menganggap perbedaan-perbedaan antara budaya orang lain dengan budayanya sendiri.

Sabtu, 05 Desember 2015

Pranata Sosial

Sebelum mendefinisikan arti dari Pranata Sosial, saya coba untuk memisahkan suku katanya terlebih dahulu, pranata artinya adalah penata, aturan atau norma, jika digabungkan menjadi pranata sosial menurut yang saya ketahui adalah: tata cara/prosedur yang diciptakan untuk mengatur hubungan antar manusia di dalam masyarakat.


Menurut Dr. Koentjaraningrat, pranata sosial dapat dibagi menjadi 8 berdasarkan tujuannya :
  1. Memenuhi kebutuhan sosial dan kekerabatan (kinshipatau domestic institutions) contoh : gotong royong untuk membersihkan lingkungan.
  2. Memenuhi kebutuhan manusia untuk mata pencaharian hidup, memproduksi, menimbun, dan mendistribusikan harta benda (economic institutions) contoh  : seorang ibu berjualan sayur untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
  3. Memenuhi kebutuhan pengetahuan dan pendidikan manusia atau educational institutions. contoh : Mahasiswa yang melanjutkan studi S2-nya.
  4. Memenuhi kebutuhan ilmiah manusia (scientific institutions) contoh :  Seorang periset bekerja sebagai peneliti virus ebola.
  5. Memenuhi kebutuhan manusia untuk menyatakan rasa keindahan dan rekreasi (aesthetic and recreational institutions) contoh : Isyana Sarasvati bernyanyi opera di concert hall.
  6. Memenuhi kebutuhan manusia untuk berhubungan dengan Tuhan (religius institutions) contoh : Karyawan yang pergi ke masjid untuk shalat jum’at.
  7. Memenuhi kebutuhan manusia untuk mengatur kehidupan berkelompok atau bernegara (political institutions) contoh : Gubernur Jakarta, Pak Ahok memerintahkan untuk menertibkan PKL liar.
  8. Memenuhi kebutuhan jasmani manusia (somatic institutions) contoh : Setiap 6 bulan sekali masyarakat dianjurkan untuk cek kesehatan gigi dan mulut.

Peranan Pemuda

Pengertian Pemuda

Pemuda adalah suatu generasi yang dipundaknya terbebani berbagai macam – macam harapan, terutama dari generasi lainnya. Hal ini dapat dimengerti karena pemuda diharapkan sebagai generasi penerus, generasi yang akan melanjutkan perjuangan generasi sebelumnya, generasi yang mengisi dan melanjutkan estafet pembangunan.

Peranan Pemuda
Di dalam masyarakat, pemuda merupakan satu identitas yang potensial. Kedudukannya yang strategis sebagai penerus cita – cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan bangsanya.

Peranan Saya Sebagai Mahasiswa di masyarakat

Sebagai Mahasiswa saya berharap mampu menyumbangkan pengetahuan saya kepada masyarakat di lingkungan sekitar. Sebab masyarakat itu sendiri telah berparadigma bahwa mahasiswa adalah cerminan masyarakat di masa depan yang memiliki nilai kependidikan yang lebih dan berpengetahuan luas. Sehingga apabila mahasiswa dan masyarakat bisa saling bertoleransi dan saling bekerja sama, maka  akan terbentuk kehidupan masyarakat yang lebih terjamin mutu pengetahuannya dan dapat bersama-sama tumbuh dan berkembang dalam harmoni.